Senin, 12 Maret 2018

25th Self Reflection, An Open Letter To Future Me



Waktu berjalan sangat cepat, tiba-tiba saya sudah berumur 25 tahun. In order to celebrate my birthday, I usually write a self-reflection notes to myself. But, this time..mungkin agak sedikit berbeda dari tulisan-tulisan sebelumnya, karena saya akan menulis sebuah surat. Ya…sebuah surat kepada diri saya di masa yang akan datang, 10 tahun lagi. Well, yea..this is my open letter to the future me

Dear Future Me,
Halo Andin…apa kabar? aku harap kamu baik baik saja dan aku juga berharap kamu sudah menjadi wanita karir sukses saat membaca tulisan ini. Jika semua rencanaku dalam 10 tahun kedepan tercapai dengan sangat baik, aku sudah menjadi wanita karir dan ibu yang baik dengan 2 orang malaikat kecil yang lucu-lucu. Aku sudah menikah dengan orang yang baik hati, yang bisa membantuku memeluk semua luka yang pernah kualami.
Aku harap, pada akhirnya kamu bisa belajar untuk mencintai dirimu sendiri, menerima kesalahan dan kekuranganmu, dan yang paling penting…kamu bisa belajar ikhlas untuk menerima hal pahit yang ada di kotak ‘masa lalu’ mu. Saat ini, mungkin kamu sedang duduk di depan laptop, menikmati secangkir teh manis dan cookies di ruang tengah rumah mu. Kamu tersenyum melihat masa remajamu, melihat polah tingkahmu semasa kamu masi labil, tertawa terbahak-bahak mengingat kelakuan konyol seorang directioners yang rela berdesakan nonton konser di tengah guyuran hujan, and seeing a younger version of yourself foolishly, madly in love with someone who finally gave you the biggest lesson to learn.

Setiap orang pernah benar-benar jatuh cinta dan menjadi bodoh ketika berhadapan dengan orang yang mereka cintai, dan itu pula yang pernah kamu rasakan. Kamu yang baru memahami apa itu Cinta, mengesampingkan logika dan hati kecilmu. Semoga kamu bisa belajar bahwa Allah bisa sangat cemburu jika hamba Nya mencintai orang lain dengan teramat sangat. Aku berharap, pelajaran hidup yang telah kamu alami, bisa membuatmu menjadi orang tua yang bijak bagi anaknya. Meskipun kamu sendiri tau, mendidik anak itu sebuah tanggung jawab besar. 
Jangan lupa untuk bahagia dan terus selalu bersyukur ya ndin, selalu ingat bahwa setiap cobaan dan ujian yang diberikan Allah ke kamu adalah untuk membuat mu naik kelas. Tanamkan itu, yakini bahwa setiap cobaan yang datang, Allah pasti memberikan hal manis yang bisa kamu petik setelahnya. Sabar, Ikhlas, dan Tawakkal. As a very strong women, jangan pernah menangis dihadapan orang yang kamu sayang, menangis lah hanya di depan Allah di sepertiga malam, curahkan semuanya, show your bare face only to Allah.

Oiya, poin penting juga nih..Gimana ndin? Menyenangkan bukan belajar banyak hal baru? Kamu sekarang pasti sudah handal banget, apalagi kamu saat ini ahli sekali di bidang yang kamu tekuni sekarang. Aku berharap, kamu selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk belajar hal baru. Buttercup, mesin jahit kesayanganmu masih sehat kan ya? Kamu pasti akan tersenyum sendiri mengingat betapa susah nya diawal kamu belajar menjahit dulu. You are capable of doing everything ndin, embrace your talent.

Pesanku untukmu, jangan pernah duduk terlalu lama di masa lalu ya…yang sudah terjadi, ya sudah..ada orang lain yang membutuhkanmu di masa kini. Kamu boleh menjadi kuat, tapi kamu bukan wonderwoman..inget itu, boleh kamu menangis tapi jangan lama-lama, nanti cantiknya hilang. Untuk sepenuhnya ikhlas bukanlah hal yang mudah, tapi aku yakin kamu bisa. Ikhlas untuk menerima dirimu sendiri dan masa lalumu ya ndin.. percayalah, apapun yang kamu dapatkan sekarang merupakan kumpulan pengalamanmu dimasa lampau. Bangga lah dengan dirimu, pengalaman yang kamu dapat akan mendewasakanmu dan membentukmu menjadi dirimu saat ini. Always be kind, meskipun ada orang yang menyakitimu. 
Jangan lupa baktimu pada bapak ibumu ya ndin, mereka adalah orang tua super yang mengusahakan hal terbaik bagi anak-anaknya. Oiya, tetep rukun sama sodara, dan sepupu..silaturahminya jangan terputus. Kalau perlu, main ke rumah nya mbak dhea, minta dimasakin banyak masakan enak trus berantakin rumahnya deh. Jangan lupa juga mampir ke rumah dek iik yang artsy banget, nyemil bareng dan curcol gajelas. Jangan lupa juga untuk keep in touch dengan orang-orang tersayang di sekitarmu, yang selalu ada saat kamu berada di titik paling rendah… 

Saat ini, ketika aku menulis surat ini, aku berusaha hidup untuk hari ini..menjalani dengan sebaik baiknya. Tomorrow is a mystery, let’s not worry about it. Jika saat ini kamu membaca surat ini, I’m really proud of you. I’m very proud that you are still alive, you have come through the hardest part. I hope you always get blessing from Allah, I hope you all the best. 

With Love Always...your past selfPS: Jangan lupa hidup sehat, eat healthy dan jangan stress. Inget...perjuangan dietmu dulu, hahahaha

Selamat Ulang Tahun Andin! Waktu singgahmu di dunia semakin berkurang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar